4 Taktik Konten TikTok Untuk Marketing Usaha Anda

4 Taktik Konten TikTok Untuk Marketing Usaha Anda

Apa Anda ingin mempromosikan usaha Anda di TikTok tapi masih tetap ketidaktahuan ingin mulai darimanakah? Atau Anda cari strategi konten TikTok untuk pemasaran usaha? Bila iya, karenanya Anda harus memperhatikan artikel ini sampai habis.

Pada artikel ini dirangkum beberapa strategi mempromosikan usaha di TikTok dengan menggunakan konten yang “evergreen”, trending content, hashtag, dan tetapkan kapan waktu terbaik untuk posting. Strategi ini dicatat oleh Keenya Kelly dari Social Media Examiner. Siap? Marik kita mulai.

Ada beberapa kontroversi TikTok terkait privasi data. Tapi, rekam jejak program ini selalu semakin bertambah sampai kita harus membuat strategi pemasaran di TikTok. Berikut beberapa point bagaimana Anda bisa menggunakan TikTok sebagai aliran pemasaran untuk usaha Anda.

1. Tetapkan Arah Anda Mengapa Gunakan TikTok

Hal pertama kali yang perlu Anda lakukan adalah cari info apa arah khusus Anda kenapa Anda harus menggunakan pangkalan ini. Anda harus pahami niche Anda apa sebelum tentukan topik, lagu, dan skema untuk video yang akan dibuat.

Dan yang paling penting yakni Anda harus benar-benar pahami ke siapa Anda berbicara, apa yang Anda promosikan, dan siapa audiens Anda? Misalnya, arah Anda untuk tambahkan imbas Anda, mempromosikan akun sosial media yang lain, atau menambah email list.

Setelah Anda sudah mengetahui argument kenapa menggunakan pangkalan ini, Anda bisa lanjutkan pada type konten yang mampu membantu capai arah Anda.

2. Tetapkan Type Content yang Akan Dibikin

Di TikTok peluang Anda lebih dekat dengan konten “joget”. Tapi sebenarnya ada beberapa type konten lainnya, misalnya; seri, tutorial, dan video yang trending. Jika Anda kekurangan bahan ide, Anda bisa menyaksikan follower atau kompetitor Anda bagaimana mereka menerbitkan video.

Cari di halaman “Discover” dan peroleh konten yang terkait dengan niche Anda. Pada bagian “Home”, scroll terus melalui halaman “For You” untuk dapat mengetahui konten apa saja yang sedang trending. Konten ini disarankan oleh TikTok sesuai sama algoritmanya. Sebagai contoh, berikut satu diantaranya contoh video yang trending yang tampil di timeline atau “For You”,

2. Kerjakan Penelitian Hashtag

Bila Anda ingin seorang merasakan konten Anda di TikTOk, karenanya Anda harus mengimplementasikan TikTok SEO. Apa itu TikTok SEO? TikTok SEO maksudnya, Anda optimisasi konten sampai dapat ditemukan oleh sebagian orang saat mereka menggunakan fitur penelusuran di TikTok.

Optimis Anda kerjakan riset hashtag agar Anda bisa capai audiens dengan gampang. Cari hashtag yang terkait dengan audiens dengan view antara 300 ribu sampai 2 juta. Jika Anda menggunakan hashtag dengan viewer lebih dari 2 juta, konten Anda mungkina bisa tenggelam dengan cepat.

Jika Anda tidak memahami hashtag apa yang penting digunakan, tulis kata kunci yang terkait dan broad di bagian pencarian di TikTok. Saat Anda kerjakan ini, TikTok akan mereferensikan serangkaian tagar yang terkait sama yang Anda catat

3. Tentukan Kapan Waktunya Posting

Untuk yang ini sedikit ribet. Anda harus melihat segi “Analytic” untuk mendapat insight berkenaan kegiatan rutin audiens Anda. Di sini, Anda bisa ketahui, kapan follower Anda online dari beberapa data harian sampai mingguan. Jika Anda sudah tahu behaviour audience, betul-betul disarankan untuk menerbitkan 1 jam sebelum jam pengguna online.

Tapi bila anda ingin capai audiens yang lebih luas, Anda bisa mengira-ngira jam berapakah audiens umumnya online di sosial media. Bisa saja pagi hari, jam setelah kerja, atau malam hari. Perlu Anda ingat, behaviour audience tiap pemilik usaha/ influencer berbeda. Betul-betul disarankan melakukan eksperimen agar tahu yang mana bisa Anda terapkan untuk usaha Anda sendiri.

Nah, agar dapat tersambung Analytic, optimis Anda memiliki akun “creator”. Anda bisa mengeceknya di pojok kanan atas. Klik simbol “titik tiga”. Seterusnya, masuk segi halaman “Seting and Privacy”. Disitu Anda bisa melihat type akun Anda. Jika individu, klik “Switch to Proccount” seterusnya patuhi tutorialknya.

4. Pakai “Viral Sound” Untuk Tingkatkan Engagement

Saat Anda membuat konten berisi tutorial dan usaha, menambahkan musik yang populer di TikTok bisa tambahkan engagement. Tinggal “tap” “Sounds” pada bagian kiri “toolbar”. Selanjutnya Anda akan disajikan bermacam pilihan.

Jika sudah tetapkan pilihan, Anda bisa tentukan “Volume” di bagian bawah screen. Di sini Anda akan mendapat performa dua “slide bar”, satu dengan sound asli, dan yang kedua sudah diedit plus tambahan sound baru. Untuk mendapat suara yang nyaman dalam telinga, geser sampai suaranya terdengar nyaman dalam telinga.